Jamu, original herbal from Indonesia

These herbal medicine had been used since the ancient time up to now, it is largely consumed by people of different level; lower, middle and upper, in the villages and in the big cities. The method of using the jamu remains the same as the ancestors did. Some are consumed by drinking it and some are for outside application.
At present one could buy easily ready made jamu packed modernly in the form of powder, pills, capsules, drinking liquid and ointments. Of course there are still jamu shops, which sell only ingredients or prepare the jamu on spot as required by buyers. Some women are roaming the street to sell jamu, is a common view across the country. The traditional methods of making jamu such as by boiling the prepared herbal ingredients (jamu godok) still prevail in Javanese society. 

The Herbs for Jamu :
There are hundreds of herbs for jamu prescriptions, among other are:

Courtesy of Google
Ginger (Zingiber Officinale)
Lempuyang (Zingiber Oronaticum)
Wild Ginger (Curcuma Cautkeridza)
Tumeric (Curcuma Domestica)
Greater Galingale (Kaemferi Galanga)
Ginger Plant (Elpina Galanga)
Bengle (Zingiber Bevifalium)
Calamondin (Citrae Aurantifalia Sivingle)
Ceplukan (Physalic Angulata Him)
Nyamplung (Calophylum Inaphyllu)
Cinamon (Gijeyzahyza Glabra)
Yasmin (Jataninum Sunbac Ait)
Rumput Alang-alang (Gramineae)




Indonesian Translate : 

Jamu telah telah dikenal dan dipergunakan sejak lama sampai sekarang, dan dikonsumsi oleh berbagai kalangan, baik kalangan bawah, tengah maupun kalangan atas; dikota maupun didesa. Cara pemakaiannya tetap sama dengan pendahulunya, baik diminum maupun dipergunakan/dioleskan.

Sekarang jamu bisa dibeli jadi berupa bubuk dalam bungkusan, pil, kapsul, minuman ataupun berupa krem atau salep. Tentu saja masih ditemukan toko jamu yang menjual jamu maupun menyediakan jamu siap minum sesuai permintaan pembeli. Jamu yang umum dilihat dan mudah didapat adalah JAMU GENDONG, yang dijajakan dengan mengendong botol2 jamu.

Cara tradisionil membuat jamu masih dipakai dengan merebus bahan-bahan jamu (jamu godok).

Bahan2 jamu.
Ada ratusan bahan yang dipergunkan untuk membuat ramuan jamu al:


Courtesy of Google

Jahe (Zingiber Officinale)
Lempuyang (Zingiber Oronaticum)
Temu Lawak (Curcuma Cautkeridza)
Kunyit (Curcuma Domestica)
Kencur (Kaemferi Galanga)
Lengkuas (Elpina Galanga)
Bangle (Zingiber Bevifalium)
Jeruk Nipis (Citrae Aurantifalia Sivingle)
Ceplukan (Physalic Angulata Him)
Nyamplung (Calophylum Inaphyllu)
Kayu Manis (Gijeyzahyza Glabra)
Melati (Jataninum Sunbac Ait)
Rumput Alang-alang (Gramineae)




Salah satu jamu yang terkenal terutama untuk para gadis dan ibu2 adalah : Jamu Kunir Asem

Bahan : Kunyit diparut, Gula jawa dan asam jawa atau buah asam ataupu jeruk nipis

Jamu Kunir asam dikatakan oleh sebagian besar penjual jamu sebagai jamu 'adem-ademan atau seger-segeran' yang dapat diartikan sebagai jamu untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat tubuh menjadi dingin. Ada pula yang mengatakan bermanfaat untuk menghindarkan dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut menjadi dingin. Seorang penjual jamu mengatakan bahwa jamu jenis ini baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda dan dapat menyuburkan kandungan. Ada pula penjual jamu yang menganjurkan minum jamu kunir asam untuk melancarkan haid.